Tips Berolahraga di Masa Pandemi

Olahraga Persarafan

Selama pandemi virus corona, masyarakat bisa melakukan berbagai macam olahraga untuk dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Dalam hal ini, Dr.dr. H. Zaenal Muttaqin Sofro,. AIFM., menjelaskan bahwa terdapat dua jenis olahraga yang bisa dilakukan, yaitu olahraga persarafan dan olahraga fisik.

“Pada prinsipnya ada dua jenis olahraga yakni neural exercise atau olahraga persarafan, untuk menjaga kesehatan, dan physical exercise atau olahraga fisik untuk menjaga kebugaran. Olahraga tersebut bisa dilakukan di rumah,” terangnya Kamis (2/4), seperti dilansir dari situs resmi Universitas Gajah Mada.

Lebih lanjut, Zaenal menjelaskan, olahraga persarafan dapat dilakukan dengan tiga cara, yaitu pernapasan, vokalisasi dan postur. Olahraga penapasan biasanya dilakukan dengan senam tera maupun yoga.

Kemudian, olahraga vokalisasi bisa didapatkan dari aktivitas bersenandung membaca Al Quran atau yang lainnnya. Sedangnya postur bisa diperoleh dengan cara melakukan senam taichi maupun gerakan salat.

Olahraga Fisik

Di samping olahraga persarafan, olahraga fisik juga bisa dilakukan di rumah selama pandemi virus corona masih berlangsung. Dengan melakukan olahraga fisik bisa membantu tubuh tetap bugar dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Bukan tanpa alasan, Zaenal menjelaskan bahwa olahraga fisik mendorong otot besar bisa bekerja secara aktif. Dengan begitu kebugaran tubuh bisa ditingkatkan.

Namun dalam olahraga fisik, tidak dilanjutkan untuk melakukan secara berlebihan. Sebab dengan latihan yang berlebihan tidak bisa mendapatkan kebugaran, justru dapat mengganggu kondisi kesehatan akibat kelelahan.

Perhatikan Intensitas dan Durasi

Seperti yang terah disebutkan sebelumnya, bahwa dalam melakukan aktivitas olahraga tidak boleh berlebihan. Dalam hal ini Zaenal menjelaskan bahwa olaraga fisik yang dilakukan secara berlebihan dapat menyebabkan over training, akibatnya bisa menganggu kesehatan.null

“Banyak physical exercise yang justru mengganggu kesehatan karena over training maka harus benar benar mengacu FITT principle yakni frequency, intensity, time, and type, “paparnya.

Sebaiknya, olahraga fisik dilakukan dalam 3 5 kali dalam seminggu. Durasi selama berolahraga juga cukup dilakukan dalam 30 35 menit.

Dengan menjaga intensitas dan durasi yang tidak berlebihan bisa menghindarkan dari risiko terjadinya over training yang dapat menyebabkan masalah kesehatan tubuh.

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close